Kamis, 31 Oktober 2013
kritik..
Kasih sayang tidak selalu ditunjukkan
dengan sanjungan dan pujian, tetapi juga dengan teguran dan kritikan atas
kesalahan dan kelalaian...
proses
Keberhasilan yang diperoleh seseorang itu pasti melalui sebuah Proses yang panjang dan berliku, tidak ada keberhasilan yang dapat diraih dalam sekejap secara simsalabim. Jangan pernah bermimpi bahwa kesuksesan bisa diraih secara instan seperti janji-janji manis yang bertebaran baik di dunia nyata ataupun maya. Untuk meraih keberhasilan itu perlu kerja keras, pengorbanan, kesungguhan dan keuletan serta diiringi doa & usaha.
masalah
Masalah, dalam menjalani kehidupan ini kita takkan terlepas dan tiada alasan lari dari Masalah. Menghindar dan lari dari suatu masalah justru akan memperbesar masalah serta persoalan yang sedang kita hadapi.
Orang yang berhasil adalah meraka yang tidak mempunyai masalah dalam kehidupannya, melainkan dikarenakan mereka mampu mengatasi serta mencari solusi dari setiap masalah dan persoalan yang sedang dihadapi.
berSyukur
Kita
sebagai manusia merupakan makluk ciptaan Allah SWT yang tidak pernah merasa
puas dengan apa yang sudah kita miliki. Terkadang, rasa tidak puas ini akan
mendorong kita untuk menjadi lebih baik tetapi lebih sering membuat kita merasa
selalu dalam kekurangan.
Kita harus selalu berSYUKUR atas apa yang telah kita
miliki, karena dengan berSyukur akan membuat kita merasa cukup atas nikmat yang
kita peroleh. Semakin kita mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan, akan
semakin puas kita merasakan segala nikmat yang telah ada.
Dan semakin jarang
kita berSyukur, yang kita rasakan hanyalah dahaga yang tiada batas.
cinta..
Cinta
itu berawal dari Senyuman tetapi tidak menutup kemungkinan juga berawal dari
sebuah Kebencian. Cinta
itu hadir bagaikan petir yang menyambar kedalam Hati seseorang, seperti halnya
alunan musik yang dapat menghanyutkan setiap insan.
Cinta
sejati tidak akan hadir dalam hati dengan begitu mudahnya, tetapi memerlukan sebuah
Proses, Pengorbanan dan Airmata.
Maaf...
Dalam kehidupan kita pasti tak luput dari Kesalahan & Kekhilafan, lupakan tentang kesalahan karena kita memang diciptakan untuk tidak bisa menghindarinya. Kelas tertinggi dari Pengertian adalah kata MAAF. Memang sangat sulit untuk memaafkan apalagi jika orang tersebut selalu menyalahkan serta menfitnah kita. Tetapi itulah HIDUP, semua akan menjadi jauh lebih bermakna dan bijaksana jika kita saling mengerti akan Perbedaan dan Cinta Kasih (Kasih Sayang).
Jalan Hidup
Potensi pilihan
Jalan Hidup kita banyak, keputusan yang tepat dapat saja merubah hidup kita
secara dramatis dalam waktu singkat. Satu motifasi utama adalah atas kehendak
Allah SWT, sedangkan motivasi lainnya adalah semata-mata “Karena dan/atau
Untuk” Allah SWT.
Dendam ?
Dendam merupakan salah satu penyakit hati yang berbahaya, bisa membuat kita berlaku nekad & kejam. Membiarkan dendam menguasai hati kita sama saja dengan membiarkan BARA API berkobar dalam hati dan bisa merusak diri kita.
Hidup ibarat Buku
Hidup manusia seperti sebuah BUKU.
Sampul depan adalah Tanggal Kelahiran sedangkan sampul belakang adalah Tanggal Kematian.
Setiap lembar adalah perjalanan keseharian hidup kita yang kita jalani.
Buku tersebut ada Tebal dan Tipis.
Seburuk apapun halaman sebelumnya selalu tersedia halaman selanjutnya yang Bersih, Baru & Tiada cacat. Seburuk apapun Hidup kita kemarin Allah SWT selalu menyediakan hari yang baru untuk kita, untuk bisa melakukan sesuatu yang benar, setiap hari melakukan koreksi diri juga memperbaiki kesalahan dan melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya
Sampul depan adalah Tanggal Kelahiran sedangkan sampul belakang adalah Tanggal Kematian.
Setiap lembar adalah perjalanan keseharian hidup kita yang kita jalani.
Buku tersebut ada Tebal dan Tipis.
Seburuk apapun halaman sebelumnya selalu tersedia halaman selanjutnya yang Bersih, Baru & Tiada cacat. Seburuk apapun Hidup kita kemarin Allah SWT selalu menyediakan hari yang baru untuk kita, untuk bisa melakukan sesuatu yang benar, setiap hari melakukan koreksi diri juga memperbaiki kesalahan dan melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya
Rabu, 30 Oktober 2013
Perbedaan
Perbedaan pendapat itu hal wajar tetapi jika tidak ada pihak yang mau mengalah dan kedua pihak sama-sama ngotot akan berakhir dengan pertikaian. Dua-duanya sebenarnya buang-buang energi dan sama-sama kalah, jika kedua pihak bisa saling menghargai tidak akan terjadi marah dan bertengkar.
"Ono gaweyan podho ditandhangi, ono sego podho dipangan lan ono perkoro podho dirembug".
"Ono gaweyan podho ditandhangi, ono sego podho dipangan lan ono perkoro podho dirembug".
buah Nangka
Jadilah buah Nangka
Nangka selain memberi buah juga memberi getah
kepada yang memakannya.
Pelajaran
hidup : Dalam menjalani Hidup berikan kesan yang Baik kepada semua orang.buah Bengkoang
Jadilah buah Bengkoang
Bengkoang walaupun hidup dalam tumpukan sampah,
tetapi buahnya putih bersih dan manis.
Pelajaran hidup : Jagalah HATI agar tetap bersih
dan terhindar dari perbuatan jahat.
buah Duren
Jadilah buah Duren, jangan Kedondong.
Duren walaupun kulitnya tajam dan jika kena
menyakitkan, tetapi buahnya lembut harum dan manis. Berbeda dengan kedondong
kulitnya mulus, rasanya agak asem dan didalamnya ada biji yang berduri.
Pelajaran hidup : Janganlah menilai seseorang
hanya dari Luarnya saja.
ujian
Berani hidup harus berani menghadapi masalah dan ujian, jangan takut dan jangan menyerah, hadapi dengan ikhlas dan tawakal, karena setiap masalah sudah diukur Allah SWT sesuai kemampuan kita.
sesal ??
Menyesali apa yang telah
terjadi serta larut dalam kesedihan tidak berarti dan tidak akan menyelesaikan
masalah. Jika kita larut dalam kekecewaan justru tidak akan membawa kebaikan.
Mengharapkan kembali sesuatu yang telah hilang, marah, mengeluh dan menyalahkan
diri sendiri ataupun orang lain serta keadaan tidak akan mengembalikan keadaan
dan tidak mendatangkan kebahagiaan.
bersyukur
Sampun
saktrepipun bilih kito tansah asung pamuji soho syukur wonten ngerso dalem
Allah SWT ingkang tansah mboten kendhat paring rohmat sarto kanikmatan,
persasat mbanyumili ing sabendintenipun. Pramilo sampun saklimrahipun menawi
kito soyo sengkut lan gumregut ningkataken Taqwa inggih taqwa ingkang
sakleres-leresipun, wonten ing sadingah papan lan wekdal sarto ing kawontenan
bungah lan susah. Awit inggih namung taqwa meniko ingkang saged milujengaken
kito saking sedoyo bebendu sarto ugi angangkat drajating manungso dateng
tataran ingkang langkung inggil. Kanthi taqwa meniko insya Allah kito badhe
soyo caket dumateng Gusti ingkang Moho Agung inggih meniko Allah SWT. Soyo
caketipun kawulo dumateng Gustinipun tentu kemawon mahanani Gusti tansoyo
tresno lan welas asih dateng kawulanipun. Ingkang mekaten meniko, sumonggo Iman
soho Taqwa tansah kito udi supados saged hanyarengi sowan kito wonten ngerso
dalem Allah SWT..
Amin Ya Robbal 'Alamin
bersyukur
"Menakjubkan perkara seorang mukmin,
sesungguhnya urusannya seluruhnya baik dan tidaklah hal itu dimiliki oleh
seseorang kecuali bagi seorang mukmin. Jika mendapat nikmat ia bersyukur maka
hal itu baik baginya, dan jika menderita kesusahan ia bersabar maka hal itu
lebih baik baginya." (HR. Muslim)
Selasa, 29 Oktober 2013
Kegagalan
Dalam menjalani kehidupan di dunia ini kita pasti
akan mengalami yang namanya Kegagalan, baik kegagalan dalam Berusaha / meraih Impian
ataupun meraih Cinta. Kegagalan tersebut bukanlah pertanda bencana, tetapi justru
akan memberikan pelajaran yang berHARGA. Kegagalan bukanlah akhir dari
segalanya, tetapi merupakan langkah awal dari masa depan. Kita bisa ambil
hikmah positif dari sebuah kegagalan yakni untuk proses memperbaiki diri serta
mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk langkah selanjutnya dan akan membuat
kita lebih berhati-hati dalam mengambil sebuah keputusan.
John Charles Salak mengatakan : ”Orang-orang yang
gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah
melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya”.
Sedih ...
Kita sebagai manusia takkan lepas dan akan
mengalami Kesedihan, dengan kesedihan akan memperhalus perasaan serta semakin
meningkatkan kepekaan kita. Apabila kesedihan tersebut kita kelola dengan
baik akan semakin matanglah emosi kita.
Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika.
Jika demikian kita akan lebih siap untuk
menghadapi ”Kecewa ataupun Gembira” yang akan menghampiri.
Percaya Diri
Rasa percaya diri haruslah kita landasi dengan
sikap tawakal kepada Allah SWT. Kita berserah diri serta selalu mensyukuri atas
segala apa yang telah menjadi keputusan-Nya dalam kehidupan ini. Jangan sampai
kita dihinggapi sikap Takabur dan Sombong, karena itu akan membuat diri kita
rendah dihadapan Allah SWT dan dimata orang lain. Jangan pula kita terbuai oleh
rasa menyombongkan diri dengan segala harta serta kedudukan (pangkat) yang
melekat pada diri kita.
rahasia
Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain hanya
menurut pandangan kita semata.
Seringkali kita melihat seseorang yang menurut
kita "luar biasa (tampan/cantik)" berjodoh dengan seseorang yang
”biasa-biasa” saja tetapi langgeng & bahagia, dan juga sebaliknya kita
melihat pasangan yang tampan dan cantik, terkenal bahkan juga kaya serta
berpangkat tetapi kemudian justru berpisah.
Inilah rahasia cinta dan perjodohan yang telah
diatur oleh Allah SWT yang tidak bisa diukur dengan ukuran dan pandangan kita
sebagai manusia.
ngrasani
Nyatur alaning wong liyo iku gampang. Mung dening paitan kacunggah sarto atine bungah, wah ora dirungu ing wonge kang dirasani, upomo ono wonge kang dirasani: ora mêngkono, banjur malik ilat liru ngalêm, iku wis dadi oyoding atine manungso, mulane ojo gèt-gètên ngrungu panyaturing wong, awit wong kang nyatur iku iyo isih dicatur ing wong liyane manèh. Liding gunêm, sok ono wong dhêmên nyatur: atine èlèk.
(Mencela keburukan orang lain itu mudah. Modalnya hanya tega dan suka serta tidak didengar oleh yang bersangkutan. Andaikan yang dibicarakan ada, lidah dibalik menjadi memuji. Hal itu sudah mengakar di hati manusia. Oleh sebab itu tidak usah terlalu kaget kalau ada orang suka "ngrasani". Di tempat lain ia juga dibicarakan orang. Kesimpulannya: Orang yang suka membicarakan orang lain bukanlah orang baik).
(Mencela keburukan orang lain itu mudah. Modalnya hanya tega dan suka serta tidak didengar oleh yang bersangkutan. Andaikan yang dibicarakan ada, lidah dibalik menjadi memuji. Hal itu sudah mengakar di hati manusia. Oleh sebab itu tidak usah terlalu kaget kalau ada orang suka "ngrasani". Di tempat lain ia juga dibicarakan orang. Kesimpulannya: Orang yang suka membicarakan orang lain bukanlah orang baik).
selalu benar ?
"Wong kang nduweni watak tansah njaluk benere dhewe iku adate banjur kathukulan bendhana seneng nenacad lan ngluputake marang panemu sarto tindak tanduke wong liyo. Mendah becike yen wong sing koyo mangkono mau kolo-kolo gelem nggraito ing njero batine: "mbokmenowo aku sing kleru, mulo coba dak tlitine klawan adil sopo sing sejatine nyoto-nyoto bener"
(Orang yang mempunyai watak selalu merasa benar sendiri umumnya juga mempunyai tambahan watak suka mencela dan menyalahkan pendapat dan perilaku orang lain. Alangkah baiknya kalau orang seperti itu kadang-kadang mau berpikir dalam hatinya: "Jangan-jangan saya yang salah, coba saya teliti lebih bijak/adil siapa yang sejatinya benar").
(Orang yang mempunyai watak selalu merasa benar sendiri umumnya juga mempunyai tambahan watak suka mencela dan menyalahkan pendapat dan perilaku orang lain. Alangkah baiknya kalau orang seperti itu kadang-kadang mau berpikir dalam hatinya: "Jangan-jangan saya yang salah, coba saya teliti lebih bijak/adil siapa yang sejatinya benar").
mencela
"Karepe wong nyatur alaning liyan iku beteke mung arep nuduhake becike awake dhewe. Yen sing diajak nyatur wong kemplu, pamrih sing koyo mangkono mesti katekane. Nanging tumraping wong mursid: "Wong kang ngumbah rereged ing awake sarono migunakake banyu peceren malah saya nuduhake blentonge pambegane".
(Tujuan menjelekkan orang lain sebenarnya untuk menunjukkan kebaikan diri sendiri. Kalau yang diajak bicara orang tolol, maksud tersebut akan kesampaian. Tetapi untuk orang mursyid: "Mencuci kotoran dengan air comberan hanya akan menunjukkan kotornya kelakuan sendiri").
(Tujuan menjelekkan orang lain sebenarnya untuk menunjukkan kebaikan diri sendiri. Kalau yang diajak bicara orang tolol, maksud tersebut akan kesampaian. Tetapi untuk orang mursyid: "Mencuci kotoran dengan air comberan hanya akan menunjukkan kotornya kelakuan sendiri").
kaya/miskin...
Kasugihan lan kamlaratan saking aluse sakarsaning Allah SWT, satemene podho wae. Tondhone: manungso mung nganggo sacukupe, susah podho susah, bungah podho bungah, loro podho loro, mati podho mati, endi sing aran bedo: ora ono, sing angel iku wong golek panarimoning ati opo satibaning cithakane.
(Kekayaan dan kemiskinan begitu halusnya kehendak Allah SWT, sebenarnya sama saja. Tandanya, kaya atau miskin manusia hanya berpakaian secukupnya, susah juga susah, sakit juga sakit, mati juga mati. Mana bedanya? Tidak ada. Yang sulit adalah mensyukuri apa yang diterima).
(Kekayaan dan kemiskinan begitu halusnya kehendak Allah SWT, sebenarnya sama saja. Tandanya, kaya atau miskin manusia hanya berpakaian secukupnya, susah juga susah, sakit juga sakit, mati juga mati. Mana bedanya? Tidak ada. Yang sulit adalah mensyukuri apa yang diterima).
sangu urip...
Sangune wong urip ing ndonyo, dudu kasugihan, dudu kapinteran lan dudu kapriyayen, nanging sangu budi rahayu.
(Bekal hidup didunia bukanlah kekayaan, kepandaian atau kedudukan, tetapi dengan budi yang baik)
(Bekal hidup didunia bukanlah kekayaan, kepandaian atau kedudukan, tetapi dengan budi yang baik)
kecewa...
Kekecewaan, Sakit Hati & Kepahitan yang kita alami akan membuat kita belajar bersikap Ikhlas dan Lapang Dada dalam menjalani kehidupan.
kedewasaan
Janganlah takut menjadi tua, karena kita pasti menjadi tua.
Tetapi takutlah jika tidak menjadi dewasa, karena kedewasaan sikaplah yang menjadi jalan meraih kebahagiaan & keberhasilan juga menjadikan kita bijaksana dalam menghadapi/menjalani kehidupan.
Tetapi takutlah jika tidak menjadi dewasa, karena kedewasaan sikaplah yang menjadi jalan meraih kebahagiaan & keberhasilan juga menjadikan kita bijaksana dalam menghadapi/menjalani kehidupan.
Benci...
Siapa yang mengetahui Hati manusia, keadaan hati mudah berubah-ubah.
Bisa jadi sekarang marah mungkin besok lusa sudah reda bahkan mungkin jutru sayang kepada kita. Karena itu janganlah kita menanamkan dendam atau benci yang berkepanjangan dalam hati.
Bisa jadi sekarang marah mungkin besok lusa sudah reda bahkan mungkin jutru sayang kepada kita. Karena itu janganlah kita menanamkan dendam atau benci yang berkepanjangan dalam hati.
cobaan...
Seberat
& serumit apapun permasalahan dan cobaan yang kita alami tidak akan
pernah melebihi kekuatan yang diberikan Allah SWT pada kita untuk
menjalani & menghadapinya.
ditolak ???
Sudah
jamak jika kita sebagai Manusia tidak suka dengan penolakan, yang
menjadi keinginannya adalah semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal
penolakan (ditolak) adalah salah satu bagian dari kehidupan kita, dalam
menjalani Hidup itu adakalanya kita tidak bisa memilih.
Marilah kita renungkan :
Kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa dan sebagainya.
Demikian juga rejeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita dan sudah ditentukan sejak kita dilahirkan.
Marilah kita renungkan :
Kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa dan sebagainya.
Demikian juga rejeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita dan sudah ditentukan sejak kita dilahirkan.
ditolak ???
Sudah
jamak jika kita sebagai Manusia tidak suka dengan penolakan, yang
menjadi keinginannya adalah semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal
penolakan (ditolak) adalah salah satu bagian dari kehidupan kita, dalam
menjalani Hidup itu adakalanya kita tidak bisa memilih.
Marilah kita renungkan :
Kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa dan sebagainya.
Demikian juga rejeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita dan sudah ditentukan sejak kita dilahirkan.
Marilah kita renungkan :
Kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa dan sebagainya.
Demikian juga rejeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita dan sudah ditentukan sejak kita dilahirkan.
“Urip Iku Urup”
Hidup itu Nyala. Hidup itu hendaknya bisa memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan orang lain & masyarakat.
pelakon
Berusaha
menjalani & menerima dengan penuh Ikhlas & Syukur serta menjadi
pelakon yang baik dengan penuh prasangka yang baik kepada-Nya. Allah SWT Maha Mengetahui yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya
malu bertanya???
Landheping
gegaman mergo diasah ing wungkal, landheping budi mergo gegosokan
kawruh. Yogene isin takon tiron supoyo mundhak kawruhe, ojo malah dhemen
kondho angecuwis mung murih dialem pinter.
(Tajamnya senjata karena diasah dengan batu asahan, tajamnya budi karena diasah dengan Ilmu. Mengapa musti malu bertanya supaya meningkat ilmu/pengetahuan, jangan bicara tidak menentu supaya mendapat pujian biar dianggap pandai)
(Tajamnya senjata karena diasah dengan batu asahan, tajamnya budi karena diasah dengan Ilmu. Mengapa musti malu bertanya supaya meningkat ilmu/pengetahuan, jangan bicara tidak menentu supaya mendapat pujian biar dianggap pandai)
Air
Air
yang lembut bisa mempersatukan bahan : besi, semen, kerikil, pasir
sehingga menjadi beton yang kokoh. Dengan kelembutan Hati lah akan bisa
mmpersatukan ketidakcocokan dan meluluhkan kesombongan, keangkuhan,
kekerasan hati.
Minggu, 27 Oktober 2013
Masalah
Masalah, dalam menjalani kehidupan ini kita takkan
terlepas dan tiada alasan lari dari Masalah. Menghindar dan lari dari suatu
masalah justru akan memperbesar masalah serta persoalan yang sedang kita
hadapi. Orang yang berhasil adalah meraka yang tidak mempunyai masalah dalam
kehidupannya, melainkan dikarenakan mereka mampu mengatasi serta mencari solusi
dari setiap masalah dan persoalan yang sedang dihadapi.
Percaya Diri
Rasa percaya diri haruslah kita landasi dengan
sikap tawakal kepada Allah SWT. Kita berserah diri serta selalu mensyukuri atas
segala apa yang telah menjadi keputusan-Nya dalam kehidupan ini. Jangan sampai
kita dihinggapi sikap Takabur dan Sombong, karena itu akan membuat diri kita
rendah dihadapan Allah SWT dan dimata orang lain. Jangan pula kita terbuai oleh
rasa menyombongkan diri dengan segala harta serta kedudukan (pangkat) yang
melekat pada diri kita.
Penolakan
Sudah jamak jika kita
sebagai Manusia tidak suka dengan penolakan, yang menjadi keinginannya adalah
semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal penolakan (ditolak) adalah salah
satu bagian dari kehidupan kita, dalam menjalani Hidup itu adakalanya kita
tidak bisa memilih.
Marilah kita renungkan
:
Kita lahir kedunia ini
tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat
atau putih, berbeda suku bangsa dan sebagainya.
Demikian juga rejeki dan jodoh adalah hal yang
berada di luar pilihan kita dan sudah ditentukan sejak kita dilahirkan.
Langganan:
Postingan (Atom)