Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Maret 2014
Rasa Duka & Suka
Rasa Duka dan Suka, dalam menjalani kehidupan kita pasti akan mengalami "Duka dan Suka". Timbulnya rasa Duka dan Suka disebabkan oleh permainan Pikiran dan sifatnya hanya sementara. Duka atau Suka muncul karena rasa Kekecewaan atau Kepuasan sebagai akibat tidak tercapainya dan tercapainya sesuatu yang kita inginkan dan rasa tersebut akan lenyap seiring dengan berjalannya waktu.
Kamis, 30 Januari 2014
Pelajaran Hidup Kupu-kupu
Pelajaran Hidup Kupu-kupu
Mari kita perhatikan Kupu-kupu, untuk menjadi Kupu-kupu yang indah itu melalu proses yang panjang serta di godok dalam kehidupan kepompong yang sempit dan disaat masih menjadi ulat pun dianggap menjijikan serta merugikan.
Dari kupu-kupu kita mendapatkan pelajaran tentang Hidup dan Kerja Keras.
Allah SWT itu Maha Adil, akan ada kebahagiaan bagi kita yang mengalami proses perjuangan dan mengalami kepahitan hidup. Hidup itu penuh perjuangan serta memerlukan Proses yang panjang, berliku juga pahit.
Mereka yang mengalami proses saat berhasil maka akan benar-benar bisa memanfaatkan apa yang didapat dan ringan berbagi kepada yang membutuhkan. Tetapi yang tidak mengalami proses dan hanya tinggal menikmati warisan dari orang tua kebanyakan tidak dapat mamanfaatkan dengan baik, dikarenakan tidak merasakan pahitnya perjuangan.
Mari kita perhatikan Kupu-kupu, untuk menjadi Kupu-kupu yang indah itu melalu proses yang panjang serta di godok dalam kehidupan kepompong yang sempit dan disaat masih menjadi ulat pun dianggap menjijikan serta merugikan.
Dari kupu-kupu kita mendapatkan pelajaran tentang Hidup dan Kerja Keras.
Allah SWT itu Maha Adil, akan ada kebahagiaan bagi kita yang mengalami proses perjuangan dan mengalami kepahitan hidup. Hidup itu penuh perjuangan serta memerlukan Proses yang panjang, berliku juga pahit.
Mereka yang mengalami proses saat berhasil maka akan benar-benar bisa memanfaatkan apa yang didapat dan ringan berbagi kepada yang membutuhkan. Tetapi yang tidak mengalami proses dan hanya tinggal menikmati warisan dari orang tua kebanyakan tidak dapat mamanfaatkan dengan baik, dikarenakan tidak merasakan pahitnya perjuangan.
Jumat, 24 Januari 2014
Pelajaran dari Kodok
Cerita Tentang KODOK ...
Sekelompok kodok sedang berjalan jalan melintasi hutan dan dua di antaranya jatuh kedalam sebuah lubang. Semua kodok kodok yang lain mengelilingi lubang tersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada kedua kodok di dalam lubang bahwa mereka lebih baik mati.
Tetapi... Kedua kodok tersebut mengacuhkan komentar-komentar tersebut dan mencoba melompat keluar dari lubang dengan segala kemampuan yang ada. Bahkan ketika sekian lama usaha tidak berhasil dan kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati, kedua kodok tersebut tetap berusaha terus terus dan terus.
Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedangkan kodok yang satunya tetap melanjutkan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok-kodok itu berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia tetap berusaha dan bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.
Ketika dia sampai diatas, ada kodok yang bertanya :
"Apa kau tidak mendengar teriakan kami ?".
Setelah membaca gerak bibir dari kodok yang lain, kodok tersebut baru menyadari maksud teriakan kodok yang lain tadi, kemudian kodok itu memberitahukan bahwa ia tuli. Akhirnya mereka sadar bahwa saat di bawah tadi mereka dianggap telah memberikan semangat kepada kodok tersebut.
Pelajaran yang kita ambil:
1. Kekuatan hidup dan mati ada di lidah. Kekuatan kata-kata yang diberikan pada seseorang yang sedang "jatuh" justru dapat membuat orang tersebut bangkit dan membantu mereka dalam menjalani hari-hari. Kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang "jatuh" dapat membunuh mereka.
2. Jangan sekali kali mendengar kata orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif atau pesimis, karena mereka akan mengambil sebagian besar mimpi kita dan menjauhkannya dari kita.
3. INGAT.... Segala sesuatu yang kita dengar dan baca akan dapat mempengaruhi kita ...!
Jangan ragu untuk memberikan ”Kata-kata Kehidupan” kepada mereka yang sedang membutuhkan dan menjauh dari jalur hidupnya. Terkadang memang sulit dimengerti bahwa ”Kata-kata Kehidupan” dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan.
Semua orang dapat mengeluarkan ”Kata-kata Kehidupan” untuk membuat saudara, teman atau bahkan kepada yang tidak dikenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaanya, kejatuhannya, kemalangannya dan keterpurukannya.
Sungguh indah apabila kita dapat memberikan masukan dan meluangkan waktu untuk memberikan spirit bagi mereka yang sedang putus asa dan jatuh.
Karena itu : Selalu tetap berfikir ... POSITIVE... I can do this !!!
Dan yang terpenting :
Bersikap TULI jika ada orang mengatakan bahwa KITA tidak bisa mencapai Cita-Cita kita !!!
Sekelompok kodok sedang berjalan jalan melintasi hutan dan dua di antaranya jatuh kedalam sebuah lubang. Semua kodok kodok yang lain mengelilingi lubang tersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada kedua kodok di dalam lubang bahwa mereka lebih baik mati.
Tetapi... Kedua kodok tersebut mengacuhkan komentar-komentar tersebut dan mencoba melompat keluar dari lubang dengan segala kemampuan yang ada. Bahkan ketika sekian lama usaha tidak berhasil dan kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati, kedua kodok tersebut tetap berusaha terus terus dan terus.
Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedangkan kodok yang satunya tetap melanjutkan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok-kodok itu berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia tetap berusaha dan bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.
Ketika dia sampai diatas, ada kodok yang bertanya :
"Apa kau tidak mendengar teriakan kami ?".
Setelah membaca gerak bibir dari kodok yang lain, kodok tersebut baru menyadari maksud teriakan kodok yang lain tadi, kemudian kodok itu memberitahukan bahwa ia tuli. Akhirnya mereka sadar bahwa saat di bawah tadi mereka dianggap telah memberikan semangat kepada kodok tersebut.
Pelajaran yang kita ambil:
1. Kekuatan hidup dan mati ada di lidah. Kekuatan kata-kata yang diberikan pada seseorang yang sedang "jatuh" justru dapat membuat orang tersebut bangkit dan membantu mereka dalam menjalani hari-hari. Kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang "jatuh" dapat membunuh mereka.
2. Jangan sekali kali mendengar kata orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif atau pesimis, karena mereka akan mengambil sebagian besar mimpi kita dan menjauhkannya dari kita.
3. INGAT.... Segala sesuatu yang kita dengar dan baca akan dapat mempengaruhi kita ...!
Jangan ragu untuk memberikan ”Kata-kata Kehidupan” kepada mereka yang sedang membutuhkan dan menjauh dari jalur hidupnya. Terkadang memang sulit dimengerti bahwa ”Kata-kata Kehidupan” dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan.
Semua orang dapat mengeluarkan ”Kata-kata Kehidupan” untuk membuat saudara, teman atau bahkan kepada yang tidak dikenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaanya, kejatuhannya, kemalangannya dan keterpurukannya.
Sungguh indah apabila kita dapat memberikan masukan dan meluangkan waktu untuk memberikan spirit bagi mereka yang sedang putus asa dan jatuh.
Karena itu : Selalu tetap berfikir ... POSITIVE... I can do this !!!
Dan yang terpenting :
Bersikap TULI jika ada orang mengatakan bahwa KITA tidak bisa mencapai Cita-Cita kita !!!
Jumat, 13 Desember 2013
HATI
Dalam menjalani serta mengarungi kehidupan pasti kita akan mengalami yang namanya Kepahitan Kehidupan. Kepahitan dalam kehidupan yang kita rasakan masing-masing orang pasti berbeda kadarnya, tergantung bagaimana kita mensikapi dan meletakkan segalanya. Semua itu tergantung pada HATI kita. Dalam menghadapi dan mensikapi Kegagalan dan Kepahitan dalam kehidupan, kita harus melapangkan dada untuk menerima dan menjalani dengan rasa Syukur serta meluaskan hati untuk menampung Kepahitan tersebut. Selain itu kita juga harus meluaskan wadah pergaulan agar kita memiliki pandangan hidup yang luas serta ke depan. Dengan pergaulan kita akan belajar banyak tentang keleluasaan serta kelapangan hati dalam mensikapi permasalahan hidup.
Hati merupakan Wadah, Perasaan merupakan Tempat dan Kita merupakan tempat menampung segalanya. Jika Hati merupakan wadah, maka janganlah jadikan Hati itu seperti Mangkok, tetapi jadikan Hati itu seperti Lautan. Karena dengan menjadikan Hati laksana Lautan, kita akan mempunyai kemampuan untuk meredam semua Kepahitan hidup serta mengubahnya dari Kepahitan menjadi Kesegaran dan Kebahagiaan.
Hati merupakan Wadah, Perasaan merupakan Tempat dan Kita merupakan tempat menampung segalanya. Jika Hati merupakan wadah, maka janganlah jadikan Hati itu seperti Mangkok, tetapi jadikan Hati itu seperti Lautan. Karena dengan menjadikan Hati laksana Lautan, kita akan mempunyai kemampuan untuk meredam semua Kepahitan hidup serta mengubahnya dari Kepahitan menjadi Kesegaran dan Kebahagiaan.
Rabu, 11 Desember 2013
Waktu
Dalam mengarungi dan menjalani keidupan, kita jangan pernah merendahkan siapapun, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita.
Sekarang mungkin kita berkuasa tetapi Ingatlah bahwa WAKTU lebih berkuasa daripada kita.
Terkadang disaat kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita, tetapi disaat kita tak berdaya, barulah kita menyadari selama ini, siapa teman sejati kita, bagaimana kualitas orang yang hanya memperalat dan menggunakan kita. Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebih harta. Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan. Dan, setelah diambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup ini tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP Lebih Berharga.
Dalam menjalani Hidup kita harus saling : menghargai, membantu dan memberi, mendukung, serta jadilah teman perjalanan hidup yang tanpa pamrih dan syarat. Jauhkan niat tidak baik seseorang melakukan suatu hal yang menyimpang untuk kepentingan pribadi kita.
Believe in “Cause and Effect”..
Apa yang kita tanam/tabur, itulah yang akan kita panen/tuai.
Terkadang disaat kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita, tetapi disaat kita tak berdaya, barulah kita menyadari selama ini, siapa teman sejati kita, bagaimana kualitas orang yang hanya memperalat dan menggunakan kita. Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebih harta. Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan. Dan, setelah diambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup ini tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP Lebih Berharga.
Dalam menjalani Hidup kita harus saling : menghargai, membantu dan memberi, mendukung, serta jadilah teman perjalanan hidup yang tanpa pamrih dan syarat. Jauhkan niat tidak baik seseorang melakukan suatu hal yang menyimpang untuk kepentingan pribadi kita.
Believe in “Cause and Effect”..
Apa yang kita tanam/tabur, itulah yang akan kita panen/tuai.
Tidak Ada Yang Sia-Sia
Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai sebuah perjuangan dan persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini begitu saja dan mengalir sia-sia. Pasti ada Tujuan dan Maksud. Kita tidak terhindar dari kejadian dan mengalami pengalaman buruk yang tidak mengenakkan, dan keburukan itu hanya karena kita melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Apabila kita berani menengok ke sisi yang lain, maka akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda.
Kita tidak harus menjadi orang yang harus tersenyum terus atau memperlihatkan wajah ceria. Rasa Optimisme terletak di dalam HATI, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah orang yang Optimis, karena hidup ini terlalu rumit jika hanya dipandang dengan mengerutkan alis.
Setiap tetesan air yang ada dimuka bumi ini semua bermuara dan mengalir menuju ke laut. Dengan berbagai macam sarana, bisa melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara, dan mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Dan ketika menunggu di lautan pun, setiap tetes air tahu, suatu saat panas dan angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur, sebagian kembali ke laut.
Adakah sesuatu yang sia-sia dari setiap tetes air yang anda temui di sekitar kita?
Kita tidak harus menjadi orang yang harus tersenyum terus atau memperlihatkan wajah ceria. Rasa Optimisme terletak di dalam HATI, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah orang yang Optimis, karena hidup ini terlalu rumit jika hanya dipandang dengan mengerutkan alis.
Setiap tetesan air yang ada dimuka bumi ini semua bermuara dan mengalir menuju ke laut. Dengan berbagai macam sarana, bisa melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara, dan mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Dan ketika menunggu di lautan pun, setiap tetes air tahu, suatu saat panas dan angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur, sebagian kembali ke laut.
Adakah sesuatu yang sia-sia dari setiap tetes air yang anda temui di sekitar kita?
Langganan:
Postingan (Atom)










